Tuesday, 31 March 2015

Djarum Beasiswa Plus Tahun 2015/2016

Persyaratan untuk menjadi penerima Djarum Beasiswa Plus Tahun 2015/2016


  • UMUM :
    1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
    2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
    3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
    4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
    5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
    6. Mengisi Form Pendaftaran online di website ini.

  • ADMINISTRASI :
    1. PDF dari form pendaftaran online
    2. Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
    3. Fotocopy Kartu Mahasiswa.
    4. Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
    5. Surat keterangan aktif organisasi / Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi yang pernah diikuti / Fotocopy Sertifikat Prestasi yang dimiliki.
    6. Surat keterangan dari kampus (Rektorat atau Fakultas )tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

  • PENDAFTARAN : 1 April 2015 - 31 Mei 2015
  • Daftar Perguruan Tinggi Program Djarum Beasiswa Plus
  •  
  • TES SELEKSI : 8 Juni 2015 - 23 Agustus 2015
  •  
  • VERIFIKASI : 24 Agustus 2015 - 30 Agustus 2015Memastikan kandidat yang lolos tes seleksi dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 pada akhir semester IV.
  •  
  • PENGUMUMAN : 31 Agustus 2015
    Dapat dilihat di website ini dan juga tersedia di Bagian Kemahasiswaan Kampus.  
  •  
  • MASA AKTIF : 1 September 2015 - 31 Agustus 2016

Sumber disini

Thursday, 19 March 2015

Ujian Nasional jadi Dilema, Mahasiswa Bersuara

PONTIANAK – Ujian Nasional yang menjadi pengunjung tahunan bagi kalangan siswa di tahun-tahun akhir sekolah, seringkali menjadi momok yang menakutkan. Berbagai upaya dilakukan oleh para siswa untuk dapat lulus dalam ujian yang disebut-sebut sebagai penentu itu.  Idealnya Ujian Nasional seharusnya dapat menjadi instrumen valid yang mengukur  pemahaman siswa dengan harapan dapat tampil hasil yang memuaskan sebagai representasi pemerataan pendidikan. Akan tetapi, hal itu kerapkali menimbulkan rasa serba salah baik pihak sekolah, maupun siswa. Kurangnya pemahaman menyebabkan timbulnya banyak praktik kecurangan. Bahkan dalam hal teknis pun seringkali ujian nasional mengundang beragam persoalan. Namun untuk saat ini, jika ada protes mencuat, lagi-lagi timbul pertanyaan : adakah yang lebih baik dari Ujian Nasional untuk saat ini?
Dengan berbagai pro-kontra dan pemahaman yang bervariasi, guru menjadi saksi hasil akhir perjuangan anak didik mereka. Guru hendaknya terus menerus membuka diri dari informasi agar dapat terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan  Hal inilah yang hendak disampaikan dalam sebuah kajian pencerdasan yang diadakan BEM FKIP Untan, mengenai Ujian Nasional yang menggandeng mahasiswa sekota Pontianak, hari Selasa (3/17) kemarin.
“Kegiatan diskusi pendidikan ini adalah kegiatan rutin dari BEM FKIP Untan. Ketika ada isu-isu mengenai pendidikan yang sedang berkembang, maka kita dari BEM akan mengadakan diskusi terkait hal tersebut,” terang Raden Fajar, Ketua BEM FKIP Untan. Diskusi pendidikan ini mendatangkan, Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Paryono.
Paryono menjawab berbagai pertanyaan audiens terkait ujian nasional, yang notabene calon guru karena didominasi mahasiswa keguruan. Pertanyaan-pertanyaan itu meliputi kedudukan UN, carut marut pelaksanaan UN, ujian CBT, kesejahteraan guru, dan lain sebagainya..
“Ada system yang harus dibangun oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Ketiga komponen itu harus menempatkan diri dengan baik,” tandasnya.
Demikian pula halnya dengan ujian online. Jika tahun-tahun sebelumnya ujian  nasional hanya diatas kertas (Paper Based Test), kini UN dapat dilangsungkan secara online (Computer Based Test).
“Pelaksanaan ujian CBT di sekolah itu sesuai pengajuan dari sekolah masing-masing yang merasa siap. Di Pontianak yang melaksanakan ujian CBT baru satu sekolah, yakni sekolah St. Petrus. Syaratnya komputer-komputer yang ada di sekolah baik, dan perbandingannya minimal 1:3 dengan jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti ujian, misalnya di sekolah yang 300 anak, minimal memiliki 100 komputer.”
Ia menambahkan,bahwa ujian CBT ini juga memiliki kekurangan yaitu ketidakefisienan waktu. Selain itu guru-guru juga harus memahami komputer, sehingga apabila terjadi masalah selama ujian berlangsung, pengawas di ruangan yang bersangkutan harus dapat membantu.
Paryono juga mengingatkan, Ujian Nasional bukanlah segalanya, dan gagal di Ujian Nasional bukan akhir dari segalanya. Siswa harus tetap belajar dan berusaha agar dapat sukses. Menanggapi pertanyaan mengenai kesejahteraan guru-guru yang siswa-siswanya memiliki pencapaian kurang baik dalam ujian nasional, ia menyatakan “Tidak ada pengaruh dari nilai siswa dengan kesejahteraan guru.”
Saat ini, Ujian Nasional disebut-sebut mendapat kucuran dana yang sangat besar. Hal inilah mengundang protes dari banyak pemerhati pendidikan yang menolak UN. Sehingga apabila tidak dikawal dengan baik pengelolaannya, dapat menyebabkan kerugian bagi negara. Surnadi, salah seorang peserta kajian berkomentar, padahal dana untuk Ujian Nasional sangat besar, alangkah lebih baik jika dialihkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat secara langsung untuk pendidikan di Indonesia.

Kajian yang dilaksanakan di aula FKIP Untan ini dihadiri sekitar 70 orang mahasiswa, mendapat dukungan dari pihak kampus, “Saya sangat mendukung kegiatan BEM yang seperti ini. Karena diskusi – diskusi mengenai tema kependidikan seperti ini sangat baik bagi mahasiswa khususnya mahasiswa fkip yang merupakan calon guru,” ungkap Dr. Martono, Dekan FKIP Untan. 


Sunday, 8 March 2015

Pendaftaran Peserta SM-3T Angkatan V 2015

Sesuai dengan surat Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Program SM-3T Tahun 2015, melalui program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia (MBMI) pemerintah kembali mengundang para sarjana pendidikan terbaik untuk ikut maju bersama mencerdaskan indonesia melalui Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) Angkatan ke-V tahun 2015.





Adapun program studi yang dibuka adalah sebagai berikut.
  1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  2. Pendidikan Sejarah
  3. Pendidikan Ekonomi
  4. Pendidikan Geografi
  5. Pendidikan IPS
  6. Pendidikan Sosiologi dan Antropologi
  7. Pendidikan Bahasa Indonesia
  8. Pendidikan Bahasa Inggris
  9. Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
  10. Pendidikan Biologi
  11. Pendidikan Matematika
  12. Pendidikan Fisika
  13. Pendidikan Kimia
  14. Pendidikan IPA
  15. Pendidikan Teknik Bangunan
  16. Pendidikan Teknik Mesin
  17. Pendidikan Teknik Otomotif
  18. Pendidikan Teknik Elektro/Ketenagalistrikan
  19. Pendidikan Teknik Elektronika
  20. Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Tata Boga
  21. Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Tata Busana
  22. Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Tata Rias
  23. Pendidikan Luar Biasa
  24. Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  25. Pendidikan Guru Anak Usia Dini
  26. Bimbingan dan Konseling
  27. Pendidikan Seni Budaya (Drama, Tari, Musik)
  28. Pendidikan Seni Rupa
Dalam upaya memperoleh calon peserta yang berkualitas, maka persyaratan dan sistem rekrutmen ditentukan sebagai berikut. Peserta adalah lulusan program studi kependidikan yang pada saat menjadi mahasiswa datanya tercatat di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Selain itu peserta harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.
  1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan identitas diri berupa KTP yang masih berlaku;
  2. Lulusan program studi kependidikan S-1 (bukan transfer) tiga tahun terakhir (2013, 2014, 2015) dari program studi terakreditasi yang sesuai dengan matapelajaran dan/atau bidang keahlian yang dibutuhkan, dibuktikan dengan fotokopi ijazah yang telah disahkan (legalisasi);
  3. Berusia maksimum 27 tahun per 31 Desember 2015;
  4. IPK minimal 3,0 dibuktikan dengan fotokopi transkrip nilai yang telah disahkan (legalisasi);
  5. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah;
  6. Bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dari pejabat yang berwenang;
  7. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian;
  8. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti Program SM-3T dan PPG, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermeterai;
  9. Belum pernah mengikuti program SM-3T pada tahun sebelumnya dan sanggup mengikuti program PPG yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermeterai;
Bukti persyaratan huruf 1 s.d. 9 dibawa pada saat tes wawancara. Khusus lulusan tahun 2015 yang belum memiliki ijazah dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditandatangani dan/atau diketahui Pembantu/Wakil Rektor Bidang Akademik, sedangkan ijazah asli wajib ditunjukkan pada saat wawancara. Bagi peserta yang memiliki keahlian atau prestasi minimal juara III tingkat kabupaten/kota, termasuk di bidang olahraga dan seni,dihargai sebagai nilai tambah. Peserta yang mempunyai pengalaman menjadi pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), atau pengalaman organisasi lain, juga dapat dihargai sebagai nilai tambah. Keahlian atau prestasi tersebut dibuktikan dengan menunjukkan sertifikatasli dan fotokopi, sedangkan untuk pengalaman menjadi pengurus UKM atau organisasi lainnyadengan menunjukkan surat keputusan (SK) asli dan fotokopi,pada saat wawancara.
Setelah wawancara, peserta diberi kesempatan untuk melakukan unjuk kemampuan (perform) sesuai bakat dan keterampilan yang mereka miliki.
Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan seleksi peserta diatur sebagi berikut.
  1. Pendaftaran online (mengisi form, upload ijazah, danfoto): 9 Maret – 7 Juni 2015
  2. Finalisasi Seleksi Administrasi oleh LPTK Penyelenggar: 8 Juni 2015
  3. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pengumuman jadwal tes online: 10 Juni 2015
  4. Tes Seleksi (secara online): 20 – 21 Juni 2015
  5. Pengumuman hasil tes seleksi dan undangan wawancara di LPTK: 27 Juni 2015
  6. Wawancara dan input nilai hasil seleksi di LPTK: 3-5 Juli 2015
  7. Prakondisi: 1-17 Agustus 2015
  8. Pemberangkatan: Minggu II Agustus 2015
Sumber: http://seleksi.dikti.go.id/sm3t

Wednesday, 25 February 2015

Breaking News #2 PPL KKN tahun 2015 di FKIP Untan


Dirjen Komunikasi dan Informasi telah meliput terkait tentang informasi PPL KKN tahun 2015 di FKIP Untan. Berbagai informasi telah di dapatnya, baik itu dari sistem pembayarannya, program ataupun Daerah PPL KKN yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Yukk kita lihat BREAKING NEWS #2 berikut ini. cekidott :D




Breaking News BEM FKIP Untan Tv merupakan salah satu program kerja dari kominfo yang dinaungi Kementerian Luar Negeri BEM FKIP Untan. Nah, Untuk Breaking #2 ini kami mengangkat informasi tentang PPL KKN di FKIP Untan. Semoga dengan adanya ini, para warga kampus FKIP Untan bisa mengetahui program PPL KKN yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Visit:
Fb : https://www.facebook.com/bemfkip.untan
Twitter : https://twitter.com/Bem_fkip_untan
fanspage : https://www.facebook.com/keluargabesarmahasiswafkipuntan

Thursday, 19 February 2015

Panduan Pendaftaran SNMPTN 2015 untuk Siswa

Panduan Pendaftaran SNMPTN untuk Siswa

Tahapan pendaftaran SNMPTN
  1. Siswa membuat pendaftaran SNMPTN
  2. Siswa memfinalisasi pendaftaran SNMPTN (pendaftaran tidak dapat diubah lagi)
  3. Siswa memperoleh nomor pendaftaran SNMPTN dan mencetak kartu tanda peserta

Login Siswa

  • Buka alamat https://web.snmptn.ac.id/
  • Masukkan NISN dan password yang didapatkan dari Kepala Sekolah untuk login ke PDSS

Pendaftaran SNMPTN

  • Pilih menu Pendaftaran pada daftar menu di atas setelah Anda login
  • Formulir pendaftaran terdiri dari 4 bagian
    • PTN Pilihan 1
    • PTN Pilihan 2
    • Unggah foto
    • Formulir Pendaftaran

Pilihan PTN dan Program Studi

  • Anda dapat memilih maksimum 3 program studi
  • Anda dapat memilih maksimum 2 perguruan tinggi
  • Anda dapat memilih maksimum 2 program studi untuk tiap perguruan tinggi
  • Salah satu dari perguruan tinggi yang dipilih harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah Anda (kecuali untuk provinsi Sulawesi Barat dan sekolah RI di luar negeri - karena tidak ada perguruan tinggi untuk provinsi tersebut)
Urutan PTN dan program studi menentukan prioritas pilihan. Siswa akan diseleksi dari proritas pertama (PTN pilihan 1 dan program studi pilihan 1). Jika tidak lolos seleksi, maka siswa akan diseleksi untuk pilihan berikutnya.
Klik pada nama PTN untuk menampilkan daftar program studi untuk PTN tersebut.

Pilih program studi yang Anda inginkan.

Mengunggah Foto

Foto yang diunggah harus memenuhi persyaratan berikut
  • Wajah siswa terlihat jelas
  • Pakaian rapi
  • Rasio foto 4 banding 6 dengan ukuran minimum 400 (lebar) x 600 (tinggi) pixel
  • Format JPEG (.jpg)
  • Ukuran file tidak lebih dari 1 MB


Mengisi Formulir Pendaftaran


Melengkapi Fortofolio untuk Siswa yang Memilih Program Studi Seni/Olahraga

Jika Anda memilih program studi Seni dan/atau Olahraga, maka Anda harus melengkapi portofolio Seni dan/atau Olahraga.
Pilih menu Portofolio pada daftar menu di atas.

Verifikasi Bidik Misi

Jika Anda adalah siswa peserta beasiswa Bidik Misi, Anda harus memasukkan KAP dan PIN Anda.
  • Pilih menu Bidik Misi pada daftar menu di atas
  • Masukkan KAP dan PIN
  • Sistem akan memverifikasi KAP dan PIN Anda ke sistem Bidik Misi
  • Siswa peserta Bidik Misi tidak dapat memilih program studi dari Universitas Islam Negeri (UIN/IAIN)

Finalisasi Pendaftaran

Setelah semua data telah dimasukkan, Anda harus memfinalisasi pendaftaran Anda. Setelah difinalisasi pendaftaran tidak dapat diubah lagi. Selanjutnya pendaftaran Anda akan direkomendasikan oleh Kepala Sekolah. Setelah direkomendasikan, Anda dapat mengunduh kartu peserta SNMPTN.

Mencetak Kartu Peserta SNMPTN


Pertanyaan

  1. Bagaimana jika saya ingin membatalkan finalisasi pendaftaran karena ada data yang ingin saya ubah?
    Silakan menghubungi sekolah Anda untuk membatalkan finalisasi pendaftaran.
  2. Bagaimana jika saya ingin membatalkan pendaftaran SNMPTN saya?
    Jangan memfinalisasi pendaftaran jika Anda belum melakukan finalisasi.
    Jika pendaftaran sudah difinalisasi, silakan menghubungi sekolah Anda untuk membatalkan finalisasi.

Sumber : www.snmptn.ac.id

Saturday, 14 February 2015

Pemagangan BEM FKIP Untan 2015


Pemagangan itu suatu system pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu yg langsung dibimbingan oleh instruktur yang berpengalaman. yok, daftarkan dirimu di BEM FKIP UNTAN dalam jalur pemagangan. ini syaratnya loh

1. Minimal berada di semester 3
2. IPK minimal 3.0 ( dibuktikan dengan transkip nilai)
3. Mendapat rekomendasi dari Hima atau UKM ( surat rekomendasi dari ketua Hima atau UKM)
4. Foto berwarna berukuran 3x4 sebanyak 1 lembar.
5. Fotokopi KTM sebanyak 1 lembar
6.Mengisi formulir dan mengumpulkannya di Sekretariat Bersama BEM FKIP Untan atau Via E-mail (formulir juga dapat di unduh di page FB BEM FKIP Untan) mulai tanggal 22 Januari sampai dengan 14 Februari 2015,
7.Mengikuti wawancara pada tanggal 15-20 Februari 2015

download formulir pendaftaran : http://goo.gl/ZdQ7i2

Friday, 13 February 2015

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN) TAHUN 2015

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)
TAHUN 2015
SNMPTNPenerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi. Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah pendidikan menengah menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN.
Dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, sekolah diberi peran dalam proses seleksi SNMPTN dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter. Dengan demikian, sekolah berkewajiban mengisi PDSS dengan lengkap dan benar, serta mendorong dan mendukung siswa dalam proses pendaftaran.
Tujuan
Tujuan SNMPTN adalah:
  • memberikan kesempatan kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), termasuk Sekolah Republik Indonesia (SRI) di luar negeri untuk memperoleh pendidikan tinggi;
  • memberikan peluang kepada PTN untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi.
Ketentuan
  • SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MA dan SMK/MAK yang masa belajarnya 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK/MAK yang masa belajarnya 4 (empat) tahun, dan portofolio akademik.
  • Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa.
  • Sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  • Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  • Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi di laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru.
Ketentuan Khusus
Persyaratan Sekolah

Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:
  • SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri yang mempunyai NPSN.
  • Telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar.
Persyaratan Siswa Pelamar
Pendaftaran SNMPTN

Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2015 yang:
  • akan lulus dari satuan pendidikan yang diikutinya,
  • memiliki NISN dan terdaftar pada PDSS,
  • memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (bagi siswa SMA/MA, SMK/MAK Tiga Tahun) atau nilai rapor semester 1 sampai semester 7 (bagi SMK/MAK Empat Tahun) yang telah diisikan pada PDSS.
Penerimaan di PTN
  • Lulus satuan pendidikan
  • Lulus SNMPTN 2015, dan
  • Lulus verifikasi data dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.
Tata Cara Mengikuti SNMPTN
Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui dua tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, dan (2) pendaftaran oleh siswa.
Pengisian dan Verifikasi PDSS
  • Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  • Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mendapatkan passwordsetiap siswa yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  • Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password.
  • Apabila siswa tidak melaksanakan verifikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah maka data yang diisikan dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.
Pendaftaran SNMPTN
  • Siswa Pendaftar, menggunakan NISN dan password yang diberikan pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  • Siswa Pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa Pendaftar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  • Siswa yang mendaftar pada program studi keolahragaan dan seni wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada lamanhttp://www.snmptn.ac.id.
  • Siswa Pendaftar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
Bagi sekolah dan/atau siswa pendaftar yang mengalami kesulitan akses internet, dapat melakukan pengisian PDSS maupun pendaftaran di Plasa Telkom di seluruh Indonesia.
Jadwal SNMPTN
Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:
  1. Pengisian dan Verifikasi PDSS: 22 Januari – 8 Maret 2015
  2. Pendaftaran SNMPTN: 13 Februari – 15 Maret 2015
  3. Proses Seleksi: 16 Maret – 8 Mei 2015
  4. Pengumuman Hasil Seleksi: 9 Mei 2015
  5. Proses verifikasi dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi: 9 Juni 2015 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2015
Jumlah Pilihan PTN dan Program Studi
  • Setiap Siswa Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, . Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun.
  • Siswa Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal 2 (dua) program studi.
  • Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  • Siswa SMK/MAK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
  • Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2015 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.
Biaya
Biaya SNMPTN ditanggung Pemerintah, sehingga Siswa Pendaftar tidak dikenai biaya pendaftaran dan seleksi.
Prinsip Seleksi
Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip:
  • mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapordan prestasi-prestasi akademik lainnya,
  • memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah,
  • menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara adil, akuntabel, dan transparan; sehingga daya tampung SNMPTN tidak harus dipenuhi.
Tahapan Seleksi
Seleksi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
  • Siswa Pendaftar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  • Siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.
Sanksi Bagi Sekolah dan / atau Siswa yang Melakukan Kecurangan
Penerapan secara tegas bagi calon mahasiswa dan/atau sekolah yang melakukan kecurangan dengan sanksi sebagai berikut:
  • Sekolah yang melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya,
  • Siswa yang melakukan kecurangan dibatalkan status kelulusan SNMPTN-nya.
Laman Resmi dan Alamat Panitia Nasional
  • Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui lamanhttp://www.snmptn.ac.id.
  • Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041-450-450.
  • Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
Alamat Panitia SNMPTN 2015
Gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta 55281
Telepon (0274) 544049
Faksimile (0274) 520325
Lain-lain
  • Siswa pelamar dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan yang pendaftarannya dilakukan melalui laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  • Perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2015 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
Sumber : http://www.snmptn.ac.id/